UPLOAD BARU E_COMMERCE

Posted On July 20, 2009

Filed under PEMROGRAMAN WEB

Comments Dropped leave a response

TUGAS 1 PEMROGRAMAN WEB PAK PUTU

Posted On July 15, 2009

Filed under PEMROGRAMAN WEB

Comments Dropped leave a response

RESUME BAB 4

Posted On June 6, 2009

Filed under APSI

Comments Dropped leave a response

BAB 4 : ANALISIS KEBUTUHAN

(REQUIREMENT ANALYSIS)

  1. PENDAHULUAN

Dalam pendahuluan akan dicapai 4 tujuan :

  1. Menjelaskan sistem secara lengkap
  2. Menggambarkan sistem informasi yang ideal
  3. Membawa sistem informasi yang ideal ke kondisi saat ini dengan memperhatikan kendala sumber daya
  4. Memberi dorongan terhadap keyakinan pemakai ke dalam team pengembangan sistem

Tahap Requirement Analysis adalah tahap interaksi intensif antara analisi sistem dengan komunitas pemakai sistem (end-user), dimana team pengembangan sistem menunjukkan keahliannya untuk mendapatkan tanggapan dan kepercayaan pemakai, sehingga mendapat partisipasi yang baik

2. KEINGINAN PEMAKAI

Tahap awal Requirement system adalah melakukan survey terhadap keinginan pemakai dan menjelaskan sistem informasi yang ideal

3. METODE ANALISIS KEBUTUHAN

Perlu pemilihan pengumpulan data yang tepat selama melakukan requirement system. Metode tersebut adalah interviews, questionnaires, observation, procedure analysis, dan document survey.

Tanya Jawab (interviews)

1. Bagaimana metode ini digunakan

– Pemilihan potensial interviews

– Membuat perjanjian terhadap potential interviews

– Menyiapkan struktur pertanyaan yang lengkap dan jelas

– Memilih person yang diinterview secara pribadi dan merekamnya

2. Target dan Metode

– Kunci pribadi dalam proses DFD

– Kadangkala melibatkan orang luar, seperti pelanggan atau vendors

3. Keuntungan Metode

– Pewawancara dapat mengukur respon melalui pertanyaan melalui pertanyaan dan menyesuaikannya sesuai situasi yang terjadi

– Baik untuk permasalahan yang tidak terstruktur, seperti mengapa anda berpikir hal ini dapat terjadi?

– Menunjukkan kesan interviewer secara pribadi

– Memunculkan respons yang tinggi sejak penyusunan pertemuan

4. Kerugian Metode

– Membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit

– Membutuhkan pelatihan dan pengalaman khusus dari pewawancara

– Sulit membandingkan laporan wawancara karena subyektivitas alamiah

5. Kapan Metode Tersebut Baik Digunakan

– Mendapatkan penjelasan atau pandangan dari personel kunci

– Tes kredibilitas dari interviees

– Mencari interview yang unsurencess atau contradictions

– Memantapkan kredibilitas team

Beberapa faktor penting dalam interview yang baik, yaitu onbjektives, audience, format, weighting, dan combining responses, and documentation.

Kuisioner (Questionnaires)

1. Bagaimana Metode itu digunakan

– Mendisain dengan menggunakan standar kuesioner

– Kuesioner dikirimkan ke lingkungan kerja end-user

– Struktur respon diringkas dalam statistik distribusi

2. Target Dari Metode

– Semua end-user dengan wawasannya akan dilibatkan dalam proses solusi pemecahan sistem

– End-user dihubungkan dengan proses pemakaian simbol-simbol dalam DFD

3. Keuntungan Metode

– Murah dan cepat daripada interview

– Tidak membutuhkan investigator yang terlatih

– Mudah untuk mensintesis hasil sejak pembuatan kuesioner

– Dengan mudah dapat meminimalkan biaya untuk semua end-user

4. Kerugian Metode

– Tidak dapat membuat pertanyaan yang spesifik bagi end-user

– Analisis melibatkan kesan sehingga tidak dapat menangkapkan pribadi end-user

– Tanggapan yang rendah karena tidak adanya dorongan yang kuat untuk mengembalikan kuesioner

– Tidak dapat menyesuaikan pertanyaan ke end-user secara spesifik
Observasi (Observation)

1. Bagaimana Metode itu digunakan

– Secara pribadi seorang analisis mengunjungi lokasi pengamatan

– Analisis merekam kejadian dalam lokasi pengamatan, termasuk volume dan pengelolaan lembar kerja

2. Target dan Metode

– Lokasi proses secara geografis ditunjukkan dalam DFD (Data Flow Diagram)

3. Keuntungan Metode

– Mendapatkan fakta records daripada pendapat (opinion)

– Tidak membutuhkan konstruksi pertanyaan

– Tidak mengganggu atau menyembunyikan sesuatu (end-user tidak mengetahui bahwa mereka sedang diamati)

– Analisis tidak tergantung pada penjelasan lisan dari end-user

4. Kerugian Metode

– Jika terlihat, analisis mungkin mengubah operasi (end-user merasa diamati)

– Dalam jangka panjang, fakta yang diperoleh dalam satu observasi mungkin tidak tepat (representative) dalam kondisi harian atau mingguan

– Membutuhkan pengalaman dan keahlian khusus dari analisis

  1. Kapan Metode tersebut baik digunakan

– Membutuhkan gambaran kuantitatif seperti waktu, volume, dan sebagainya

– Kecurigaan bahwa end-user mengatakan suatu kejadian yang sebenarnya tidak terjadi (dibuat-buat)

4. PROSEDUR ANALISIS (ANALYSIS PROCEDURE)

1. Bagaimana metode itu digunakan

– Dengan prosedur operasi dapat mempelajari dan mengidentifikasikan aliran dokumen kunci melalui sistem informasi yaitu dengan DFD

– Setiap airan dokumen kunci yang menjelaskan prosedur operasi sistem

– Melalui observasi, analisis mempelajari kenyataan daripada mendiskripsikan volume distribusi ( tinggi, rendah, sedang ) dan apa yang selanjutnya dikerjakan terhadap salinan dari dokumen aslinya

2. Target dari metode

– Dokumen utama dalam DFD

– Proses dalam DFD

3. Keuntungan metode

– Evaluasi prosedur dapat dikerjakan dengan campur tangan (interferences) yang minimal dan tidak mempengaruhi operasi pemakai

– Prosedur aliran dapat menjadi sebuah struktur checklist untuk melakukan observasi

4. Kerugian metode

– Prosedur mungkin tidak lengkap dan tidak up to date lagi

– Mempelajari bagan aliran dokumen membutuhkan waktu dan keahlian analisis

5. Kapan metode tersebut baik digunakan

– Memutuskan apakah masalah kegagalan sistem dapat membantu perancangan yang baik

– Tim analisis tidak secara total familiar dengan aliran dokumen

– Mendiskripsikan aliran dokumen yang mengganggu kerjanya fungsi

5. PENGAMATAN DOKUMEN (DOCUMENT SURVEY)

1. Bagaimana metode itu digunakan

– Mengidentifikasi dokumen utama dan laporan (physical data flow diagram)

– Mengumpulkan salinan dokumen aktual dan laporan

– Setiap dokumen atau laporan, digunakan untuk record data, meliputi field (ukuran dan tipe), frekuensi penggunaan dan struktur kodingnya (coding sctructure)

2. Target dan metode

– Aliran data kunci ditunjukkan dalam DFD

3. Keuntungan metode

– Meminimalkan interupsi dari fungsi operasionalnya

– Permulaan elemen kamus data

– Seringkali dapat mempertimbangkan modifikasi major procedural

4. Kerugian metode

– Membutuhkan waktu yang cukup (terdapat organisasi bisnis yang mengalami kebanjiran dokumen dan laporan)

5. Kapan metode tersebut digunakan

– Harus digunakan jika sebuah sistem akan didesain (selama kegiatan analisis, dalam memperjelas desain sistem yang baru dan analisis dokumen dapat membantu untuk menentukan tugas perancangan selanjutnya)

6. SAMPLING

Sampling dapat membantu mengurangi waktu dan biaya. Perlu kecermatan untuk memilih sampel dari populasi sehingga membutuhkan keahlian statistik supaya tidak mengalami kegagalan atau ancaman

Kendala Sumber Daya

1. Waktu

Sebuah pergantian sistem harus diutarakan dalam kerangka kerja sejak sistem mengalami penurunan fungsi dengan cepat. Kendala waktu dapat mempengaruhi analisis untuk mempertimbangkan inovasi teknologi yang tidak mungkin dioperasikan dalam waktu yang singkat

2. Uang

Sistem informasi yang ideal akan membutuhkan biaya yang mahal sehingga membutuhkan pendanaan yang cukup. Hal ini akan terjadi karena terjadi persaingan dengan para pesaingnya dimana mereka menanamkan investasi yang besar dalam sistem informasinya

3. Keahlian

Staff sistem informasi mungkin tidak memiliki pengetahuan atau pengalaman yang cukup seperti masalah telekomunikasi, integrasi database, dan interactive setting. Perusahaan dapat mengontrak konsultan untuk menambah kemampuan mendesain. Hal ini akan dihadapkan pada kendala biaya yang dikeluarkan untuk tenaga konsultan

4. Teknologi

Kebutuhan teknologi mungkin akan menjadi masalah utama dalam mendukung kerja sistem, sehingga perlu memperhatikan perkembangan teknologi terus-menerus yang konsekuensinya terjadi pengeluaran biaya yang besar dan jangan sampai teknologi yang dipakai ketinggalan dari para pesaingnya

5. Faktor Eksternal

Banyak kendala yang datang dari luar setting design seperti pencegahan menggunakan teknologi eksotik ( exotic of tecnologies ), memelihara data lokal dalam sebuah sistem database pusat dan sebagainya

7. DOKUMEN ANALISIS

1. Arahan (conduct) analisis

– Hubungan dengan pemakai akhir

– Menganalisis records, form dan laporan

– Pengamatan proses

– Menganalisa metode yang digunakan

– Permasalahan dalam pengumpulan data

2. Kebutuhan pemakai

– Apa yang menjadi kebutuhan yang sebenarnya

– Kebutuhan laporan (jenis dan frekuensinya)

– Kebutuhan pelatihan

– Pengaruh sistem baru

3. Kendala sistem

– Menjelaskan kendala waktu, biaya, keahlian, teknologi dan faktor eksternal

– Realistik sistem

4. Dokumentasi

– Instrumen pengumpulan data (kebutuhan kuesioner, interview)

– Konsensus statistik

– Aliran data secara logikal dan phisik

– Element awal dalam kamus data

JADWAL PA

Posted On May 30, 2009

Filed under APSI

Comments Dropped leave a response

jadwal PA

jadwal PA

RESUME LANJUTAN PERTEMUAN 1

Posted On May 23, 2009

Filed under APSI

Comments Dropped leave a response

ANALISIS DAN SISTEM INFORMASI

A. KONSEP DASAR SISTEM

Terdapat dua pendekatan yang digunakan untuk mendefinisikan sebuah sistem, yaitu dengan menggunakan pendekatan prosedur dan penekanan pada elemen/komponennya

Menurut pendekatan prosedur, sistem didefinisikan sebagai berikut :

Suatu sistem adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan/untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.

Sedangkan menurut penekanan pada elemen/komponennya didefinisikan sebagai berikut :

Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan bersama.

B. KARAKTERISTIK SISTEM

  1. Komponen-komponen (components), terdiri dari komponen yang saling berinteraksi dan bekerja sama membentuk satu kesatuan.
  2. Masukan (input), energi yang dimasukkan ke dalam sistem
  3. Keluaran (output), hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan
  4. Pengolah (process), merupapakan bagian pengolah yang akan mengubah masukan menjadi keluaran
  5. Sasaran (objectives) atau tujuan (goal), tujuan meliputi ruang lingkup yang luas, sedangkan sasaran meliputi ruang lingkup yang kecil.

C. KLASIFIKASI SISTEM

  1. Sistem tertentu (deterministic system),
  2. Sistem probabilistik (probabilistic system)
  3. Sistem terbuka (open system)
  4. Sistem tertutup (closed system)
  5. Relatively closed system
  6. Artificial system
  7. Natural system
  8. Manned system

D. JENIS SISTEM

Pada dasarnya ada dua jenis sistem yaitu sistem alami (sistem matahari, sistem luar angkasa) dan sistem buatan manusia (sistem perpustakaan, sistem transportasi). Sistem yang akan dipelajari adalah sistem terotomisasi, yang merupakan bagian dari sistem buatan manusia dan berinteraksi atau dikontrol oleh satu atau lebih computer sebagai bagian dari sistem yang digunakan dalam masyarakat modern.

Sistem terotomisasi terbagi dalam sejumlah kategori, yaitu :

  1. On-line system
  2. Real-time system
  3. Decision support system
  4. Knowledge-based system

E. PELAKU SISTEM

  1. Pemakai (operasional, pengawas, eksekutif)
  2. Manajemen
  3. Pemeriksa
  4. Penganalisa sistem
  5. Pendesain sistem
  6. Pemrogram
  7. Personil pengoperasian

F. INFORMASI

Menyiapkan langkah/metode dalam menyediakan informasi yang berkualitas adalah tujuan dalam mendesain sistem baru.

Data VS Informasi

  1. Data adalah deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang dihadapi
  2. Data bisnis (business data) adalah deskripsi organisasi tentang sesuatu (resources)dan kejadian(transactions) yang terjadi.
  3. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Kejadian (event) adalah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu.

Definisi Informasi

Terdapat beberapa definisi informasi, antara lain:

  1. Data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.
  2. Sesuatu yang nyata/setengah nyata yang dapat mengurangi derajat ketidakpastian tentang suatu keadaan/kejadian
  3. Mengorganisasikan data untuk membantu dalam pengambilan keputusan tertentu/untuk tindakan di masa yang akan datang/bukan berupa suatu tindakan untuk mencapai tujuan perusahaan (pilihan ini disebut juga dengan business decision making).

G. PENGOLAHAN DATA (DATA PROCESSING)

Pengolahan data merupakan masa/waktu yang digunakan untuk mendeskripsikan perubahan bentuk data menjadi informasi yang memiliki kegunaan.

Operasi yang dilakukan dalam pengolahan data :

  1. Data input (recording transaction, coding transaction, storing data)
  2. Data transformation (calculating, summarizing, classifying)
  3. Information output (displaying result, reproducing, telecommunicating)

H. SIKLUS INFORMASI

Untuk memperoleh informasi yang bermanfaat bagi penerimanya, perlu untuk dijelaskan bagaimana siklus yang terjadi/dibutuhkan dalam menghasilkan informasi. Pertama-tama data dimasukkan ke dalam model yang umumnya memiliki urutan proses tertentu dan pasti, setelah diproses akan dihasilkan informasi tertentu yang bermanfaat bagi penerima (level management) sebagai dasar dalam membuat suatu keputusan atau melakukan tindakan tertentu.

Kualitas informasi (quality of information) sangat dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu :

  1. Relevan (relevancy)
  2. Akurat (accuracy)
  3. Tepat waktu (timelines)
  4. Ekonomis (economy)
  5. Efisien (efficiency)
  6. Dapat dipercaya (reliability)

Suatu informasi dikatakan bernilai jika manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk mendapatkannya.

Berdasarkan tingkatan manajemen, informasi dapat dikelompokkan berdasar penggunanya, yaitu :

a. Informasi Strategis

Digunakan untuk mengambil keputusan jangka panjang, mencakup informasi eksternal (tindakan pesaing, langganan), rencana perluasan perusahaan dan sebagainya.

b. Informasi Taktis

Digunakan untuk mengambil keputusan jangka menengah , mencakup informasi trend penjualan yang dapat dipakai untuk menyusun rencana-rencana penjualan.

c. Informasi Teknis

Digunakan untuk keperluan operasional sehari-hari, informasi persedian stock, retur penjualan dan laporan kas harian.

Salah satu definisi sistem informasi adalah suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk mencapai tujuan yaitu menyajikan informasi.

I. ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

Tahapan dalam menganalisis sistem adalah :

  1. Definisikan masalahnya
  2. Pahami sistem tersebut dan buat definisinya
  3. Alternative apa saja yang tersedia untuk mencapai tujuan dengan memperhatikan modifikasi sistem tersebut
  4. Pilih salah satu alternative yang telah dirumuskan pada tahap sebelumnya
  5. Terapkan alternative tersebut
  6. Jika memungkinkan harus mencoba mengevaluasi dampak dari perubahan yang telah dilakukan terhadap sistem

J. GLOBALISASI EKONOMI

Pengaruh globaslisasi ekonomi terhadap para pemain dalam permainan sistem

– Sistem informasi dan aplikasi computer harus diinternasionalkan

– Kebanyakn sistem informasi pada akhirnya memerlukan konsolidasi informasi untuk analisis performa dan pembuatan keputusan

  1. E-Commerce dan E-Business, merupakan akibat dari meluasnya internet dan globalisasi
  2. Keamanan dan privasi, masyarakat dan organisasi mengembangkan kesadaran tinggi akan isu keamnana dan privasi yang dilibatkan dalam ekonomi saat ini.
  3. Kolaborasi dan rekanan, merupakan salah satu tren bisnis yang secara signifikan mempengaruhi sistem informasi.
  4. Manajemen asset pengetahuan, kebutuhan akan manajemen asset pengetahuan akan berdampak pada berbagai bidang sistem informasi.
  5. Continuous improvement dan total quality manajemen
  6. Desain ulang proses bisnis
  7. Aplikasi enterprise

SAHABATKU DALAM ILUSI

Posted On May 19, 2009

Filed under CORETANKU

Comments Dropped leave a response

Semilir ini sahabatku

Tak jua kunjung sampai

Pada tebing-tebing di hati

Pun, jiwa yang lelah

Masih saja terus mendaki

Ketinggian rasa ego

Dalam tubuh kita

Dan, luka ini sahabatku

Masih saja meraung di hatiku

Merobek masa silam

Membuatku bertanya

Masih adakah matahari

Untuk masa depan???

RESUME APSI PERTEMUAN 1 (SENIN, 18 MEI 2009)

Posted On May 18, 2009

Filed under APSI

Comments Dropped leave a response

ASUMSI PERANAN PENGANALISIS SISTEM
Topik yang dibahas :
1. Sistem informasi
2. Fase analisa dan perancangan
3. Perbaikan sistem

Sistem Informasi
Suatu sistem adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang salingberhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan/untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.”
Informasi adalah data yang telah diolah sedemikian rupa sehingga memudahkan pengguna informasi tersebut dalam mengambil keputusan. Informasi merupakan salah satu sumber organisasi yang harus diatur dengan baik seperti sumber dayya yang lainnya. Dalam memperoleh informasi dibutuhkan pengorbanan atau biaya. Untuk mendapatkan keuntungan potensial dari informasi, proses informasi harus diatur.
Delapan kategori sistem informasi
 Transaction processing systems (TPS)
 Office automation systems (OAS)
 Knowledge work systems (KWS)
 Management information systems (MIS)
 Decision support systems (DSS)
 Expert systems (ES)
 Group decision support systems (GDSS)
 Executive support systems (EES)
Analisa dan Perancangan Sistem
Analisa dan perancangan sistem adalah sebuah pendekatan sistematik untuk mengidentifikasi masalah, kesempatan, tujuan; analisa aliran informasi organisasi; dan merancang sistem informasi terkomputer untuk menyelesaikan sebuah masalah.
Fungsi analisi sistem :
 Sebagai konsultan bisnis dalam sebuah perusahaan
 Men-support para expert dalam bisnis
 Agen perubahan, karena memperbaharui sistem informasi yang digunakan atau yang sudah ada sebelumnya. Misalnya semula menggunakan pencatatan manual, sekarang menggunakan komputer
Analis sistem adalah problem solvers (pemecah masalah) sehingga seorang analis sistem membutuhkan keahlian berkomunikasi.
Analis sistem haru beretika dengan user dan konsumen

Siklus Hidup Pengembangan Sistem (System Development Life Cycle/SDLC)
Siklus Hidup pengembangan sistem adalah sebuah pendekatan sistem untuk menyelesaikan masalah bisnis, terdiri dari 7 fase, dimana setiap fase terdiri dari kegiatan yang unik.
Fase 1
 Pengenalan mengenai sebuah perusahaan mengenai hal-hal sebagai berikut :
 Masalah , menganalisa masalah apa yang ada dalam obyek tersebut , sistem pencatatan apa yang digunakan dalam perusahaan tersebut
 Kesempatan, seberapa besar kesempatan yang dimiliki kita dalam menyelesaikan masalah yang terdapat dalam perusahaan tersebut
 Tujuan , yaitu tujuan akhir yang ingin dicapai yakni membantu manajemen dalam menyelesaikan masalah tersebut
 Keterlibatan personal, yaitu siapa-siapa saja yang terlibat dalam fase ini
 Analis Sistem, yaitu orang yang meneliti suatu perusahaan, dalam hal ini kita sendiri
 Manajemen user, orang yang akan memakai sistem
 Manajemen sistem, orang-orang yang menciptakan sistem
Fase 2
Menentukan kebutuhan informasi (informasi apa saja yang dibutuhkan dalam mengembangkan sebuah sistem) dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
o Wawancara mengenai manajemen, operasi dan personal
o Mengumulkan dokumen sistem / operasi
o Menggunakan quesioner
o Mengamati sistem dan keterlibatan personal
o Menggunakan pertanyaan who, what, where, when, how, dan why
Keterlibatan personal, yaitu siapa-siapa saja yang terlibat dalam fase 2 ini adalah :
 Analis Sistem, yaitu orang yang meneliti suatu perusahaan, dalam hal ini kita sendiri
 Manajemen user, oran yang akan memakai sistem
 Manajemen sistem, orang-orang yang menciptakan sistem
 Pekerja operasi, orang yang akan mengoperasikan sistem

Fase 3
Analisa Kebutuhan Sistem
o Membuat data flow diagrams
o Dokumen prosedur logik untuk proses data flow diagram
o Melengkapi Kamus data / data dictionary
o Membuat keputusan semistruktur
o Mempersiapkan dan mempresentasikan proposal sistem
o Merekomendasikan solusi optimal ke manajemen
Keterlibatan personal, yaitu siapa-siapa saja yang terlibat dalam fase 3 ini adalah :
 Analis Sistem, yaitu orang yang meneliti suatu perusahaan, dalam hal ini kita sendiri
 Manajemen user, orang yang akan memakai sistem
 Manajemen sistem, orang-orang yang menciptakan sistem

Fase 4
Merancang sistem yang direkomendasikan
 Melakukan disain user interface(seperti apa tampilan sistem yang diinginkan) meliputi desain input dan desain outuput
 Disain control sistem
 Disain file dan atau database
 Menghasilkan spesifikasi program
 Menghasilkan tabel atau pohon keputusan
Keterlibatan personal, yaitu siapa-siapa saja yang terlibat dalam fase 4 ini adalah :
 Analis Sistem, yaitu orang yang meneliti suatu perusahaan, dalam hal ini kita sendiri
 Manajemen user, orang yang akan memakai sistem
 Manajemen sistem, orang-orang yang menciptakan sistem
 Pekerja operasi, orang yang akan mengoperasikan sistem
 Desainer sistem, yaitu orang yang merancang sebuah sistem

Fase 5
Mengembangkan dan mendokumentasikan program
 Disain program komputer menggunakan structure charts, Nassi-Schneiderman charts, and pseudocode
 Pembuatan disain program
 Pembuatan program komputer
 Dokumentasi software dengan help files, procedure manuals, dan Web sites dengan Frequently Asked Questions
Keterlibatan personal, yaitu siapa-siapa saja yang terlibat dalam fase 5 ini adalah :
 Analis Sistem, yaitu orang yang meneliti suatu perusahaan, dalam hal ini kita sendiri
 Programmer, yaitu orang yang membuat suatu program komputer
 Manajemen sistem, orang-orang yang menciptakan sistem
 Desainer sistem, yaitu orang yang merancang sebuah sistem
Fase 6
Testing dan Implementasi sistem
 Test and debug program komputer
 Test sistem komputer
 Peningkatan sistem
Keterlibatan personal, yaitu siapa-siapa saja yang terlibat dalam fase 5 ini adalah :
 Analis Sistem, yaitu orang yang meneliti suatu perusahaan, dalam hal ini kita sendiri
 Programmer, yaitu orang yang membuat suatu program komputer
 Manajemen sistem, orang-orang yang menciptakan sistem
 Desainer sistem, yaitu orang yang merancang sebuah sistem

Fase 7
Implementasi dan evaluasi sistem
 Konversi Rencana
 Pelatihan user
 Pembelian dan installasi perangkat baru
 Meng-Convert files
 Installasi sistem
 Melakukan Review and evaluasi sistem
Keterlibatan personal, yaitu siapa-siapa saja yang terlibat dalam fase 5 ini adalah :
 Analis Sistem, yaitu orang yang meneliti suatu perusahaan, dalam hal ini kita sendiri
 Programmer, yaitu orang yang membuat suatu program komputer
 Manajemen sistem, orang-orang yang menciptakan sistem
 Desainer sistem, yaitu orang yang merancang sebuah sistem
 Pekerja operasi, orang yang akan mengoperasikan sistem
 Manajemen user, orang yang akan memakai sistem